Beranda Tak Berkategori 10 Tradisi Khas Lebaran Yang Melekat di Indonesia

10 Tradisi Khas Lebaran Yang Melekat di Indonesia

8 views
0


Kitakini.news – Hari raya Idul Fitri atau Lebaran sudah menajdi tradisi yang melekat dalam kehidupan masyarakat di Indonesia dengan berbagai hal yang menarik. Tidak hanya sekedar lebaran saja, nuansa tersebut jadi lebih hangat sejak dimulainya bulan Puasa. Banyaknya kegiatan dan sajian yang meramaikan bulan Ramadhan yang suci, lalu dilanjutkan dengan kegiatan lainnya saat Hari Lebaran tiba.

Mulai dari silaturahmi hingga berbagai sajian khas lebaran sudah menjadi pemandangan yang sering kita temui setiap momen lebaran datang. Hal tersebut seolah menjadi sebuah tradisi yang wajib dijalankan secara turun temurun.

Setiap wilayah di Indonesia memiliki tradisi unik ketika merayakan Idul Fitri, seperti banyak orang yang ingin pulang ke kampung halaman dan menikmati waktu bersama keluarga. Ada berbagai tradisi yang masih ada di Indonesia, berikut 10 Tradisi Khas Lebaran Yang Melekat di Indonesia:

10 Tradisi Khas Lebaran Yang Melekat di Indonesia

1. Mudik

Tradisi hari Lebaran di indonesia yang paling terkenal ialah mudik. Tradisi ini begitu fenomenal dan terus ada setiap tahun. Seperti diketahui, mudik ialah aktivitas para perantau jauh yang bertujuan untuk kembali ke kampung halamannya.

Kendaraan umum yang sering digunakan untuk mudik antara lain kereta api, kapal laut, pesawat terbang, sepeda motor dan kendaraan pribadi seperti mobil. Tidak hanya itu, transportasi lain seperti truk atau bajaj kerap dijadikan kendaraan umum mudik.

2. Halal Bi Halal

Halal bi Halal adalah tradisi yang tak terpisahkan saat Lebaran. Makna dari Halal bi Halal ialah kesalahan yang selama ini dilakukan dapat dihalalkan kembali. Artinya, semua kesalahan hilang dan kembali sedia kala.

Selain itu, Halal bi Halal adalah salah satu kegiatan bersilaturahmi saat lebaran. Momen ini juga kerap dilakukan dengan adanya tradisi Sungkem kepada orang yang lebih tua. Tradisi ini berasal dari Jawa, yang berarti bakti kasih dari anak kepada orang tua. Hingga saat ini, Sungkeman sudah menjadi ritual yang tidak boleh dilewatkan saat Lebaran tiba.

3. Takbiran

Lebaran akan disambut dengan kumandang takbir sebagai tanda atas kemenangan Umat Islam setelah melakukan puasa selama 1 bulan penuh. Momen ini akan semakin terlihat bagaimana kebersamaan masyarakat tetap terjaga dengan baik.

Disana, mereka akan turun ke jalan dan merayakannya bersama, baik itu sekedar jalan kaki beramai-ramai maupun naik kendaraan. Hal tersebut akan terasa sangat menyenangkan dan menjadi salah satu yang paling ditunggu selama lebaran.

4. Ketupat

Makanan khas lebaran biasanya disajikan bersama rendang, opor, semur, dan beberapa jenis makanan lainnya. Meskipun cara penyajian makanan ini berbeda di setiap wilayah Indonesia, tapi Ketupat sudah menjadi makanan wajib yang selalu ada disajikan ketika Lebaran tiba.

Ketupat akan menjadi sebuah hidangan yang istimewa, karena hampir semua keluarga akan mencicipinya dengan bahagia, baik itu keseluruhan atau sebagian besar keluarga untuk bisa berkumpul dan menikmatinya secara bersama. Tanpa ketupat, momen lebaran bersama keluarga terasa berbeda, karena ketupat ialah hidangan khas yang wajib dikonsumsi di momen lebaran yang indah.

THR dan Rekreasi

 

5. THR

THR atau Tunjangan Hari Raya ialah uang yang diberikan perusahaan kepada karyawannya saat Lebaran. THR digunakan untuk memenuhi kebutuhan lebaran. Tetapi, tradisi ini juga berlaku dalam masyarakat secara umum, khususnya pada anak-anak.

Momen ini biasanya pada orang dewasa yang sudah bekerja memberi ‘amplop’ kepada anak-anak. Biasanya, uang yang diberikan ialah uang kertas baru dengan jumlah nominal berbeda. Hal inilah yang membuat aktivitas penukaran uang meningkat saat Idul Fitri.

6. Baju Baru

Memakai baju baru ketika lebaran juga menjadi salah satu tradisi yang selalu dijalankan oleh setiap orang. Walau hanya sebagai kebiasaan saja, namun hal ini hampir identik dengan menyambut Lebaran setiap tahun.

Tradisi membeli pakaian baru untuk dipakai saat lebaran juga didukung oleh berbagai toko baju dan Mall yang ramai memberi diskon. Oleh sebab itu, tradisi ini sangat lancar di Indonesia.

7. Saling Berkirim Makanan

Tradisi saling berkirim makanan juga dijalankan hampir di setiap wilayah Indonesia. Hal tersebut dilakukan kepada keluarga, saudara, tetangga, kerabat, atau mereka yang kurang beruntung dari kita. Tradisi ini mengajarkan kita untuk tetap berbagi dan menjalin silaturahmi dengan para kerabat dan lainnya. Dengan begitu, hubungan keluarga tetap terjaga.

Beberapa wilayah juga melakukan tradisi berkirim makanan ini di waktu sebelum buka puasa pada hari terakhir puasa, karena sajian lebaran telah disiapkan hari ini.

8. Rekreasi

Memiliki liburan yang panjang, tidak lengkap rasanya jika tidak berkreasi, terutama saat pulang ke kampung halaman. Rekreasi menjadi salah satu momen yang paling ditunggu, karena saat lebaran kita memiliki kesempatan yang baik untuk bisa berpergian bersama dengan keluarga lainnya dan juga berkumpul bersama.

Momen berharga tersebut jarang terjadi, karena sangat penting untuk mengisi kegiatan yang menyenangkan, salah satunya dengan Rekreasi.

Petasan dan Ziarah Kubur

 

9. Petasan

Tradisi menyalakan petasan saat Lebaran dinilai berbahaya, karena secara resmi penggunaan petasan dilarang oleh pemerintah. Tetapi, petasan di hari Raya Idul Fitri sudah menjadi tradisi yang sulit dihilangkan, karena petasan akan menambah kemeriahan tersendiri saat malam Takbiran.

Sebagai pengganti petasan, masyrakat menggunakan kembang api yang besar untuk menambah semaraknya hari kemenangan Umat Islam. Sebab, kembang api tidak memicu ledakan seperti petasan yang bisa membahayakan orang. Namun, anda harus berhati-hati dalam bermain kembang api, terutama pada anak-anak.

10. Ziarah Kubur

Mengingat leluhur sudah menjadi tradisi tersendiri di Indonesia. Saat Idul Fitri, masyarakat bermai-ramai menuju ke makam untuk memanjatkan doa bagi kerabat atau keluarga yang telah tiada. Di depan makam leluhur, mereka merapalkan doa dan ayat suci kepada orang yang dicintainya agar senantiasa dalam naungan-Nya. Kemudian dilanjutkan dengan tabur bunga, sebagai ganti pelepah kurma basah yang disebut dalam salah satu hadits nabi untuk mengurangi siksaan kubur.

Itulah 10 tradisi khas lebaran yang masih melekat di Indonesia. Sebenarnya, beberapa tradisi diatas merupakan kebiasaan yang sering kita jalankan setiap tahun saat menjelang Hari Raya Idul Fitri. Namun, siapa sangka, beberapa tradisi tersebut justru memperindah nuansa Lebaran sekaligus menjadi momen yang paling berharga untuk dapat berkumpul bersama kerabat dan keluarga yang kita rindukan.

Penulis : Qurairah Urbana





Source link

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here