Beranda Tak Berkategori Perajin Tahu Tempe di Sidimpuan Menjerit Harga Kacang Kedelai Naik

Perajin Tahu Tempe di Sidimpuan Menjerit Harga Kacang Kedelai Naik

10 views
0


Kitakini.news– Perajin tahu tempe di Padangsidimpuan mengeluhkan harga kacang kedelai naik dan tak kunjung turun. Sejumlah pengusaha khawatir produksi tahu tempe akan tersendat mengingat tingginya harga bahan baku.

Muhsani, salah satu pengusaha mengeluhkan belum adanya penurunan harga kacang kedelai hingga saat ini.

“Dalam sebulan yang memesan (kedela0) sebanyak 600 karung, itu pun tidak banyak, kerana sudah dijatah dari Medan ,di kirim langsung ke Kota Padang Sidempuan,” ungkap Muhsaini, di pabrik usaha perajin tahu tempe,di Jalan Melatih GG Sidomulyo , Kecamatan Padang Sidempuan Selatan, Jumat (12/3/2021).

Muhsaini mengungkapkan terjadinya kenaikan kedelai di akhir November 2020, terus hingga awal 2021. Menjelang puasa dan Idul Fitri, harga semakin naik. Kondisi tersebut berbeda dibanding saat 2019 saat harga kedelai masih terjangkau.

“Kami membeli kedelai di bulan November 2020 Rp350 ribu isi 50 kg, masuk  di awal tahun naik Januari Rp475 ribu. Di bulan Maret ini mencapai Rp520 ribu per karung. Ini sangat membuat kewalahan, apalagi saya harus membayar gaji karyawan. Namun kami tetap berupaya produksi tetap berjalan, diusahakan jangan sampai tutuplah bang,” ucapnya.

“Perajin tahu tempe semakin tertekan harga kacang kedelai melonjak, soal bantuan saja tidak ada dari pemerintah,” ungkapnya

Produksi Tahu Tempe Turun Pasca Harga Kacang Kedelai Naik Tinggi

Soal produksi pembuatan tahu dan tempe per hari hanya menghabiskan 15 karung isi 50 kg, dibandingkan pada tahun tahun yang lalu sebelum pandemi, produksi nya bisa mencapai sekitar 20 sampai 25 karung.

Muhsaini berharap supaya pemerintah memberikan solusi kepada pengusahan tahu tempe di Sidimpuan, sebab di masa pandemi ekonomi ini jauh dragtis turun.

“Harapan kami kepada pemerintah memberikan solusi terhadap usaha yang kami jalankan, contohnya bagaimana supaya harga kacang kedelai ini normal, biar produksi kami pun normal seperti sebelumnya,.” pungkasnya.

Kontributor: Efendi Jambak





Source link

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here