Beranda Tak Berkategori Danau Toba Bukan Milik Kita

Danau Toba Bukan Milik Kita

55 views
0


 

Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi. (Foto: Istimewa)

MEDAN TOP – Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut terus mendorong percepatan pembangunan kawasan Danau Toba, termasuk upaya yang dilakukan Komisi Masyarakat Danau Toba (KMDT). KMDT yang baru berusia satu tahun ini terus bergerak untuk menyejahterakan kawasan Danau Toba dan melestarikan alamnya.

“Danau Toba ini bukan milik kita, ini milik dunia, kebetulan letaknya ada di kita, jadi kita yang harus melestarikannya, merawatnya. Ini anugerah Tuhan ke wilayah kita dan sekarang kita bertugas untuk merawatnya, bukan mengeksploitasinya,” kata Edy Rahmayadi, Jumat (5/3/2021).

Dalam membangun Danau Toba, Edy Rahmayadi berpesan agar semua orang menyampingkan kepentingan pribadi dan mengutamakan kepentingan bersama. Dengan begitu percepatan pembangunan Danau Toba bisa terealisasi.

“Sekarang Danau Toba menjadi objek wisata super prioritas nasional dan salah satu UNESCO Global Geopark, kalau kita masih mementingkan diri sendiri atau kelompok, tidak jadi-jadi ini. Pikirkan kepentingan bersama, untuk seluruh masyarakat yang ada di kawasan Danau Toba khususnya dan Sumut,” tambah Edy Rahmayadi.

Sementara itu, Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting mengakui pihaknya kesulitan menyelesaikan masalah pengelolaan keramba jaring apung yang mencemari Danau Toba. Dia berharap ada solusi yang tidak merugikan masyarakat dan tetap menjaga kelestarian alam Danau Toba.

“Masalah keramba masih belum bisa kita selesaikan sampai saat ini, kami dari DPRD Sumut sudah beberapa kali meninjau ini, tetapi belum mendapatkan solusinya. Saya berharap ada solusi yang tidak merugikan masyarakat dan menjaga kelestarian Danau Toba,” kata Baskami.

Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) KMDT Edison Manurung mengatakan selain harus melestarikan alam dan budaya, pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) juga menjadi fokus KMDT. Melalui program-program dan strategi yang telah disusun, Edison yakin KMDT mampu menjalankan tugasnya dengan baik.

“Kita tidak bisa menggantungkan Danau Toba pada alam dan budaya, tetapi juga SDM karena ini bagian penting dari destinasi wisata. Tanpa masyarakat yang sadar wisata akan sulit menimbulkan rasa aman dan nyaman kepada wisatawan. Karena itu, pengembangan SDM salah satu program utama kami bekerja sama dengan tokoh agama, masyarakat dan tokoh pemuda,” paparnya. (RED03).

 



Source link

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here